Dokumentasi Sistem

Tentang SiMora

Sistem pakar hybrid berbasis Forward Chaining dan Certainty Factor untuk deteksi dini burnout akademik mahasiswa menggunakan instrumen Expert Judgement berdasarkan Teori MBI-SS yang tervalidasi secara keilmuan.

Gambaran Sistem

Sistem Inferensi Hybrid FC+CF

SiMora menggabungkan dua metode kecerdasan buatan yang saling melengkapi: Forward Chaining untuk penelusuran aturan dari fakta ke hipotesis, dan Certainty Factor untuk mengukur tingkat keyakinan setiap keputusan secara numerik.

Basis pengetahuan dibangun dari 33 aturan IF-THEN yang ditetapkan oleh pakar psikologi, masing-masing dilengkapi bobot CF expert bernilai 0.0–1.0. Setiap gejala memiliki nilai MB (Measure of Belief) dan MD (Measure of Disbelief).

15 Gejala

G001–G015

4 Kategori

P01–P04

33 Aturan

CF Terbobot

3 Dimensi

EX · CY · AE

Arsitektur Mesin Inferensi

INPUT

Input Pengguna

Jawaban Likert 0–6 per gejala (G001–G015)

PROSES

Hitung MB & MD

MB = jawaban/6 | MD = (6−jawaban)/6 | CF = MB−MD

FC

Forward Chaining

Pencocokan gejala dengan 33 aturan (P01–P04)

CF

Certainty Factor

CF(H,e) = CF(gejala) × CF(expert) → kombinasi sekuensial

OUTPUT

Hasil Diagnosis

P01–P04 dipilih dengan nilai CF tertinggi

Instrumen Ukur

Instrumen Expert Judgement Berdasarkan Teori MBI-SS

Dikembangkan berdasarkan pendekatan teori MBI-SS (Maslach Burnout Inventory Student Survey) yang diadaptasi secara khusus oleh pakar psikologi untuk mengukur burnout mahasiswa skripsi melalui tiga dimensi utama.

Kelelahan Emosional (Exhaustion / EX)

5 item · Pertanyaan 1–5

Perasaan terkuras secara emosional dan kehabisan energi akibat tuntutan akademik. Indikator utama burnout yang paling dominan.

G001: Lelah emosional karena studiG002: Kelelahan setelah kuliahG003: Tidak semangat ke kampusG004: Belajar terasa melelahkanG005: Frustrasi dengan studi

Sinisme (Cynicism / CY)

4 item · Pertanyaan 6–9

Sikap apatis dan tidak peduli terhadap studi. Kehilangan minat dan makna terhadap perjalanan akademik.

G006: Keraguan akan manfaat studiG007: Skeptis terhadap pendidikanG008: Tidak tertarik pada studiG009: Acuh terhadap tugas akademik

Efikasi Akademik (Academic Efficacy / AE)

6 item · Pertanyaan 10–15

Keyakinan terhadap kemampuan diri dalam menyelesaikan tugas akademik. Diukur secara terbalik — skor rendah mengindikasikan burnout lebih tinggi.

G010: Mampu menyelesaikan masalah studiG011: Kontribusi efektif dalam kelasG012: Memahami materi perkuliahanG013: Antusias terhadap studiG014: Bangga dengan pencapaian akademikG015: Percaya diri menyelesaikan skripsi

Skala Penilaian Likert 7 Poin

0Tidak Pernah
1Jarang Sekali
2Jarang
3Kadang-kadang
4Sering
5Sangat Sering
6Selalu
Kerangka Teknis

Algoritma Forward Chaining + Certainty Factor

Setiap tahap komputasi dapat ditelusuri secara transparan — dari jawaban Anda hingga diagnosis akhir.

Forward Chaining

Penelusuran dari fakta (gejala) menuju hipotesis (penyakit). Setiap aturan dicek satu per satu: jika gejala dalam kondisi aturan terpenuhi, aturan diaktifkan.

// Rule Base — P03 (Burnout Sedang)

JIKA G001 DAN G002 DAN G003 DAN G004

DAN G006 DAN G007 DAN G011 DAN G012 DAN G014

MAKA Hipotesis: P03 (Burnout Sedang)

CF_expert per gejala = 0.60–0.80

Certainty Factor

Mengukur tingkat keyakinan menggunakan bobot pakar dan nilai konversi jawaban pengguna. Beberapa aturan dikombinasikan secara sekuensial.

// Langkah 1: Hitung MB & MD per gejala

CF = MB − MD (MB=jawaban/6, MD=(6−jawaban)/6)

// Langkah 2: CF per aturan & kombinasi

CF(H,e) = CF(gejala) × CF(expert)

CF_combine = CF1 + CF2 × (1 − CF1)

// Langkah 3: Pilih diagnosis

Diagnosis = max(CF_P01, CF_P02, CF_P03, CF_P04)

Kategori Diagnosis & Basis Aturan

KodeDiagnosisGejala dalam AturanInterpretasi
P01Tidak Terindikasi BurnoutG01, G02, G11 (3 gejala)Tidak menunjukkan indikasi burnout — pertahankan pola belajar yang sehat
P02Burnout RendahG01–G03, G06, G11, G12 (6 gejala)Burnout ringan — perlu perhatian dan langkah preventif
P03Burnout SedangG01–G04, G06, G07, G11, G12, G14 (9 gejala)Burnout sedang — disarankan konsultasi dengan konselor atau psikolog
P04Burnout TinggiG01–G15 (15 gejala)Burnout tinggi — diperlukan intervensi intensif segera
Kredensial Akademik

Landasan Ilmiah Sistem

Keterlibatan Pakar

Basis pengetahuan dibangun bersama pakar psikologi. Setiap bobot CF merepresentasikan keyakinan profesional yang telah diverifikasi.

  • Pakar psikologi bersertifikat
  • Validasi klinis setiap aturan
  • Update berkala basis pengetahuan

Metodologi Riset

Menggunakan instrumen Expert Judgement berdasarkan Teori MBI-SS yang divalidasi langsung oleh pakar psikologi untuk mahasiswa skripsi.

  • Instrumen tervalidasi pakar
  • Metodologi adaptif terarah
  • Hasil dapat diandalkan

Transparansi Keputusan

Setiap diagnosis dilengkapi jejak inferensi penuh — aturan yang aktif, nilai CF tiap gejala, dan proses kombinasi dapat dilihat.

  • Jejak inferensi dapat ditelusuri
  • Formula CF ditampilkan eksplisit
  • Tidak ada "kotak hitam"

Referensi Ilmiah

  • Schaufeli, W. B., Martinez, I. M., Pinto, A. M., Salanova, M., & Bakker, A. B. (2002). Burnout and engagement in university students: A cross-national study. Journal of Cross-Cultural Psychology, 33(5), 464–481.
  • Maslach, C., & Jackson, S. E. (1981). The measurement of experienced burnout. Journal of Organizational Behavior, 2(2), 99–113.
  • Shortliffe, E. H., & Buchanan, B. G. (1975). A model of inexact reasoning in medicine. Mathematical Biosciences, 23(3–4), 351–379.
  • Turban, E., Aronson, J. E., & Liang, T. P. (2005). Decision Support Systems and Intelligent Systems (7th ed.). Prentice Hall.

Mulai Diagnosis Sekarang

15 pertanyaan, 5 menit, hasil ilmiah dengan jejak CF yang transparan.

Daftar & Mulai Diagnosis